• Redaksi
Selasa, Juni 9, 2026
Target Jurnalis Sumsel
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Lubuklinggau
    • Kab Banyuasin
    • Kab Lahat
    • Kab Muara Enim
    • Kab Musi Rawas
    • Kab Musi Rawas Utara
    • Kab Empat Lawang
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pariwara
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Lubuklinggau
    • Kab Banyuasin
    • Kab Lahat
    • Kab Muara Enim
    • Kab Musi Rawas
    • Kab Musi Rawas Utara
    • Kab Empat Lawang
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pariwara
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Jurnalis Sumsel
No Result
View All Result

Gabungan Beberapa Lembaga dan OKP Kabupaten Musi Rawas, kembali menggelar aksi damai di halaman pemkab Musi Rawas. Kamis (27/5/21).

admin by admin
Mei 28, 2021
in Berita Terbaru, Daerah, Kab Musi Rawas, Peristiwa
0
Gabungan Beberapa Lembaga dan OKP Kabupaten Musi Rawas, kembali menggelar aksi damai di halaman pemkab Musi Rawas. Kamis (27/5/21).
0
SHARES
26
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Musi Rawas.Targetjurnalis.com
Dalam aksi tersebut mereka menuntut realisasi atas aksi yang pernah digelar selama ini, sejauh ini belum ada satupun aspirasi yang mereka sampaikan belum terealisasi.

Dalam Orasinya, Zainuri, selaku Koordinator aksi mempertanyakan Realisasi anggaran pada beberapa OPD kab. Mura, dan mempertanyakan hasil sidak DPM-PTSP Musi Rawas.

“Kami meminta langsung laporan realisasi anggaran, dan Menanyakan perusahaan di Mura tidak sesuai izin, Perizinan sudah turun langsung sidak setelah kami aksi kemarin,
Seperti apa kinerja Dinas di Mura. Sepeti apa hasil sidak tersebut, serta seperti apa sanksi dari perizinan. Kok bisa perusahaan sudah beroprasi tapi izin 2019, kalau seperti nini tentu merugikan opd di mura. Tentunya merugikan PAD” Katanya

Tidak hanya itu, pihak OPD terkait sudah sepakat akan memberikan apa yang menjadi tuntutan mereka pada aksi waktu lalu, tetapi belum ada kejelasan sampai saat ini.

“Kemarin dari opd habis lebaran akan memberikan laporan, artinya orasi selama ini dibiarkan begitu saja. Seolah-olah diabaikan pemerintah, agaimana mura maju kalau seperti ini, kami harap tuntutan kami dipenuhi pihak pemkab.” ujarnya berapi-api

Lain halnya dengan, Efran, menyampaikan bahwa rekan-rekan memberikan sentuhan terhadap pemkab mura dengan cara orasi.

“Ini cara kami memberikan sentuhan kepada pemkab. Jangan ada kebocoran di pemkab mura. Diduga ada yang terlibat, pihak kecamatan pun tidak tahu, artinya kecolongan, mungkin ada yang beking. Kalau informasi narasumber termasuk mandor sudah 8 tahun beroprasi.” ujarnya

Perwakilan pihak dinas perizinan, sudah menindak lanjuti aksi pada 5 mei 2021, dan membenarkan apa yang menjadi tuntutan pendemo

“Menindak lanjuti demo awal 5 mei menanyakan keberadaan gudang di dwijaya, hari itu langsung sidak. Pada ke nyataan memang benar ada alih fungsi. Perizinan mengeluarkan izin gudang, kenyataannya memamg benar alih fungsi menjadi industri pabrik ban. Kami manusia itu kelalaian kami, harap maklum, mungkin tidak terpantau, pengawasan tetap ada.” Katanya.

Ditempat yang sama, Alam selaku Korlap pada aksi tersebut. Juga menyampaikan kekecewaan atas aspirasi yang disampaikan selama ini tidak terealisasi,

“Aksi kami mungkin 4x. Surat pertama 25 Januari 2021, kami meminta spj serta dokumen realisasi anggara covid di Dinas Keshatan TA 2020. Itu sebagai kontrol sosial, saya yakin ada copy nya. Apa salahnya kami meminta. Informasi yang tidak dapat diberikan, hanya tentang ketahanan negara. Kalau hanya spj dan dokumen ralisasi bukan ketahanan negara.”pungkasnya

Dirinya juga menghimbau kepada perwakilan OPD dan Assisten III, jika tidak ada tindak lanjut atas tuntutan mereka, maka akan digelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar. Dan dirinya membubarkan diri keluar ruangan Assisten III dengan wajah kesal.

“Apabila tuntutan kami tidak direalisasi kami akan adakan aksi besar disini lagi. Ini penipuan publik, setelah sekian kali aksi kami tidak satu pun terealisasi, satu pun tidak ada. Berarti meraka bandel, didepan asisten I II mereka janji, tapi tidak ada buktinya.

Arsip suratpun saya punya semua. Opd yang saya minta masih hafal, berarti hasil dari aksi kami tidak disampaikan kepada atasan, hasil aksi tanggal 5 Mei 2021 kemarin saja kepala dinas tidak tau, berarti aspirasi kami selama ini tidak sampai dengan bupati.” Tutup Aktivis Muda Itu.(rls)

Previous Post

Desa Pasenan Kecamatan Stl Ulu Terawas Terparah Dampak Dari Banjir

Next Post

Pembagunan Jalan JUT Telah Selesai Dengan Baik Pemdes Napal Melintang Adakan 100%

admin

admin

Next Post
Pembagunan Jalan JUT Telah Selesai Dengan Baik Pemdes Napal Melintang Adakan 100%

Pembagunan Jalan JUT Telah Selesai Dengan Baik Pemdes Napal Melintang Adakan 100%

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Target Jurnalis Sumsel

© 2017-2021 Target Jurnalis

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Lubuklinggau
    • Kab Banyuasin
    • Kab Lahat
    • Kab Muara Enim
    • Kab Musi Rawas
    • Kab Musi Rawas Utara
    • Kab Empat Lawang
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pariwara
  • Internasional
  • Nasional

© 2017-2021 Target Jurnalis

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/