Muara Enim – Targetjurnalis.Com – Diduga tempat ‘kencing’ minyak CPO, gudang ilegal bebas beroperasi di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Lembak Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.
Bebasnya gudang tempat parkirnya truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) yang disebut sebut pengusahanya inisial (T) beralamat di seoutaran kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim itu diduga dibeckengi oleh aparat penegak hukum (APH) setempat.
Gudang tempat “kencing” nya truk pengangkut minyak sawit mentah itu terletak di pinggir Jalan Umum lintas Palembang Prabumulih – Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim yang sempat tutup kini beroperasi kembali tanpa adanya penindakan tegas dari aparat penegak hukum.
Pantauan Targetjurnalis di sekitar lokasi gudang tempat kencingnya, Rabu (04/10/2023), terlihat truk tangki muatan CPO diduga secara rutin kencing atau mengurangi muatan digudang penampung CPO ilegal di jalan lintas provinsi setempat.
Aktivitas ilegal tersebut mulai dilakukan sejak pagi hingga sore dan malam hari. Dimana pada jam tersebut puluhan truk tangki muatan CPO tampak secara bergantian masuk kedalam gudang permanen melalui pintu gerbang yang dijaga setiap waktu oleh salah seorang pemuda setempat.
Supir truk-truk muatan CPO tersebut, diduga dengan sengaja masuk ke gudang dengan dipandu oleh seorang yang ada di Gudang Tersebut,
Setelah truk itu masuk di dalam gudang ilegal tersebut, oleh pihak gudang langsung melakukan operasinya dengan mengurangi muatan yang ada di dalam mobil tangki pengangkut CPO tersebut.
Sementara targetjurnalis yang mengkonfirmasi terkait hal itu, kepada salah seorang pria yang inisial nya enggan di sebut mengatakan, bahwa pengusaha gudang ilegal tersebut miik inisial (T)
“Aku di sini pekerja bang, kalau bos atau kasirnya bernama inisial (T) tidak ada ditempat, biasanya dia datang kalau sudah ada mobil truk CPO yang masuk,bang, ujar Agus sembari menyuruh wartawan menghapus foto yang telah diabadikan.
“Hapus foto itu bang, aku nggak enak sama bos ku nanti, karena orang abang mengambil foto dari warung milik bapaknya yang berada di depan gudang ini, “ucapnya lagi.
Lebih lanjut, Agus mengungkapkan, kalau bosnya itu sudah ‘mengatur/mengamankan’ semua pihak aparat penegak hukum (APH) baik tingkat atas maupun bawah termasuk oknum wartawan. “Makanya bos kami bebas beroperasi,” sebutnya.
Mendengar itu, Targetkurnalis pun beranjak dari lokasi tersebut, sembari permisi kepada Agus sang penunggu gerbang gudang diduga ilegal tempat kencing CPO bagi truk-truk perusahaan (PT) muatan CPO.
sementara itu Kapolsek setemlat belum bisa dikonfirmasi melalui pesan Whats App (WA) nya belum berbalas, hingga berita ini dikirim ke redaksi.*

