Target Jurnalis | Palembang
Wakil Walikota Palembang diwakili Camat Seberang Ulu II Purba Sanjaya melaunching Program penyerahan paket stunting secara simbolis oleh Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Kota Palembang di Aula Kantor Camat SU II Kota Palembang, Jumat (25/11/2022).

Kegiatan langsung dihadiri Ketua Baznas Kota Palembang Kgs M Ridwan Nawawi SPdI MM beserta Jajarannya dan Direktu Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya Adani
Camat SU II Kota Palembang Purba Sanjaya dengan adanya kegiatan ini, dirinya berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat dan bisa menekan angka anak beresiko stunting khususnya Seberang Ulu II Kota Palembang.
“Mudah-mudahan perusahaan lain bisa mengikuti apa yang dilakukan oleh PDAM Tirta Musi yang ikut berpartisipasi nyata dalam rangka menurunkan angka stanting di Kota Palembang khususnya Kecematan SU II,” harapnya.
Sementara Ketua Baznas Kota Palembang Kgs M Ridwan Nawawi mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini kerjasama Basnaz Kota Palembang dengan PDAM Tirta Musi Palembang bersama Forum Kader Posyandu Indonesia (FKPI) dan Camat Seberang Ulu II. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang angka stunting paling tinggi ada di Kecamatan SU II Kota Palembang.
“Oleh karena itu kita pilih kecamatan SU II untuk penyerahan paket stunting secara simbolis dan yang menerima paket stunting ada 14 (empat belas) anak dan 1 (satu) ibu hamil dimana diprediksi jika melahirkan anaknya menjadi stanting dan insyaallah program ini menjadi program tahunan Basnaz Kota Palembang,” ungkapnya.
Ia ungkapkan selain program stunting, bekerja sama dengan Dinkes Kota Palembang, juga ada program bantu orang terkena penyakit Tuberculosis (TB), AIDS dan penyakit menular lainnya.
“Yang memberikan gizi adalah ahli gizi, tetapi yang menyalurkan makanannya kader Posyandu yang datang langsung kerumah dilakukan selama 3 bulan,” katanya Ridwan.
Lanjut Ridwan mengatakan bahwa program ini memang luar biasa dan diharapkan dengan adanya program ini menekan angka stunting di Kota Palembang khusunya Kecamatan SU II.
“Kecamatan SU II merupakan Kecamatan yang paling banyak di Kota Palembang terkena stunting yang disebabkan oleh gizi buruk, dimana saat ini jumlahnya, kata camat SU II lebih kurang 160 anak,” ucapnya.
Terakhir dia menambahkan bahwa Tahun ini pendapatan Basnaz Kota Palembang mengalami peningkatan, dimana sebelumnya biasanya berjumlah Rp 300 Juta Rupiah kebawah dan saat ini sudah diangka RP 400 Juta Rupiah perbulan dari Rp 1 miliar yang ditargetkan dan pendapatannya 90 persen dapat dari ASN.
“Berkat kepercayaan para Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada Basnaz dengan hadirnya program yang sering kami laksanakan. Kepercayaan merupakan urutan nomor satu, walaupun ada payung hukum Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota (Perwali), oleh karena itu akan kami buktikan dengan program yang dilakukan oleh Baznas kota Palembang menyalurkan zakat ini, sehingga menimbulkan kepercayaan oleh ASN,” tutupnya Ridwan (Iin F).

