
Sumsel, Target jurnalis.com Skateboard adalah permainan yang dimainkan menggunakan papan yang memiliki 4 roda kemudian, di dorong menggunakan satu kaki.
Permainan tersebut susah-susah gampang dalam memainkannya karena, harus mendorong papan skate disertai dengan menjaga keseimbangan agar tidak mudah terjatuh.
Skateboard adalah gabungan dari olahraga, gaya hidup, seni budaya, dan juga budaya. Skateboard merupakan olahraga rekreasi karena di dalam permainan tersebut banyak tantangan-tantangan yang harus dilewati dan banyak teknik yang harus dikuasai sahingga, membuat pemain tersebut merasa tertantang dan terhibur serta penonton yang melihat permainan tersebut juga merasa terhibur dengan aksi dari para pemain skateboard tersebut.
Selain itu, skateboarder profesional juga mampu membiayai hingga menafkahi keluarga melalui permainan skateboard yaitu dengan mengikuti ajang-ajang kejuaraan skateboard. Menariknya, olahraga ini merupakan salah satu yang paling hits di kalangan anak muda di Indonesia sendiri, terdapat banyak pihak, khususnya remaja yang baru mengetahui skateboard, mereka mamiliki pandangan bahwa skateboard tidak hanya merupakan olahraga rekreasi, namun juga telah menjadi tren/gaya hidup. Hal ini ditunjukkan dengan aktivitas yang dilakukan secara keberlangsungan oleh individu dan dapat memberikan makna bagi individu yang bersangkutan tersebut.
Sebagaimana dijelaskan oleh Engel, Blackwell, & Miniard dalam Puspita & Untarini (2014) bahwa sebuah kegiatan dapat dikatakan sebagai gaya hidup ketika seseorang bersedia untuk menghabiskan waktunya untuk melakukan kegiatan tersebut dan memberikan makna tersendiri bagi individu yang bersangkutan.
Anak muda di Indonesia, memiliki asumsi bahwa bermain skateboard itu adalah hal yang “keren” dan mampu memberikan citra sebagai anak muda yang aktif dan bebas. Banyak yang memainkan olahraga tersebut bahkan d indonesia sendiri sudah banyak komunitas² yang tempat latihannya di jalanan/trotoar(sudut jalanan) maupun di arena skateboard.
Dilain sisi, bagi skateboarder yang telah menggeluti skateboard secara profesional, skateboard tidak hanya gaya hidup, melainkan salah satu cabang olahraga yang mampu memberikan prestasi hingga mengharumkan nama negara Indonesia di kancah internasional.
Bahkan, Skateboarding pernah dipertandingkan lho di Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia. Asian Games 2018 meupakan ajang yang tepat untuk menguji kompetisi cabang Olimpiade tersebut.
Dengan bertambahnya olahraga ini melengkapkan jumlah cabang olahraga di Asian games 2018 menjadi 40 cabang olahraga. Pada saat itu indonesia menyumbang 2 medali perak dan 2 medali perunggu, mendali tersebut diraih oleh sangoe dan Jason Dennis lijnzaat di nomor park putra dan mendali perunggu diraih oleh pevi permana putra di nomor park putra dan bunga nyimas di nomor street putri .
Indonesia sebenarnya mengusulkan 30 cabang olahraga, namun OCA menambahkan 1 cabang yaitu Roller Sports (skateboard dan roller skate). OCA merasa perlu menampilkan Roller Sports karena skateboard akan ditampilkan di Olimpiade Tokyo 2020, sedangkan roller skate sudah ditampilkan dalam Youth Olympic 2019 di Buenos Aires, Argentina.
Arena cabang Roller Sports di Asian Games 2018, telah dilaksanakan di Jakabaring Sports City, Palembang dan GOR Saparua Bandung dan telah sukses digelar tanpa hambatan apapun. Harapannya dengan begitu, skateboard ini sendiri dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat dan semakin banyak orang yang mendalami dan memainkan olahaga tersebut.
(Penulis Ikhan Ramadian)

