Lubuk Linggau – Tj, Bertepatan dengan hari Anti korupsi sedunia 9 September 2021 salah satu aktivis senior bersama dengan aktivis lainnya, menuju Ke kejaksaan negeri kota lubuk Linggau provinsi sumatera Selatan
Dalam aksi damai tersebut untuk menemui, dan bertemu langsung dengan Kepala kejaksaan negeri Lubuk Linggau, beserta kasi Intel ,kasi pidsus untuk mengucapkan, menyerahkan kitab suci Alquran dalam upaya mendukung kinerja dan memberikan semangat kepada kejaksaan dalam menangani kasus kasus korupsi dan menangkap koruptor kemudian di teruskan dengan Poto bersama.
Sempat di wawancarai awak media aktivis, ketua dari gerakan suara peduli amanah undang undang (GSUU) yang sangat peduli, kritis dan mendukung terhadap kinerja kejaksaan negeri kota lubuk Linggau dalam menyikapi, dalam penanganan kasus kasus korupsi menjelaskan (9/12)
“Hari ini kami datang ke kejaksaan negeri Alhamdulilah, di sambut baik dan bertemu langsung dengan Kepala kejaksaan negeri Lubuk Linggau,kasi Intel, kasi pidsus dalam aksi damai,yang kami adakan dengan cara untuk mengucapkan, dengan cara meyerahkan kitab suci Alquran dan mendukung kinerja kejaksaan negeri dalam menangani kasus kasus korupsi dan menangkap, para koruptor ” Tegasnya Herman sewiran
Lanjutnya “Kami juga mendukung Kejaksaan Agung untuk menuntut hukum mati terhadap Heru Hidayat, kasus ASABRI, yang merugikan negara 23 Triliun” pungkasnya
Kemudian pemasangan bener,di halaman depan kejaksaan negeri kota lubuk Linggau dalam memberikan dukungan serta semangat kepada pihak kejaksaan”
“Herman sewiran beserta aktivis lainya hari ini akan melanjutkan ke 4 titik pemasangan sepanduk kejaksaan negeri Lubuk Linggau, polres lubuk Linggau,simpang Arsa Lubuk Linggau, Bundaran Musi Rawas untuk memberikan semangat bagi penegak hukum” (Ferry)

