Targetjurnalis | Palembang – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumatera Selatan (Sumsel) gelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumsel gelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil), secara resmi dibuka oleh Bupati Kabupaten PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Sabtu (25/2/2023).
Turut hadir Sekretaris PWNU Sumsel Hernoe Roesprijadji, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sumsel Antoni Yuzar SH MH, Ketua DPP Gencar Charma Afrianto SE, anggota DPRD Komisi IV Oktafiansyah ST MT, Anggota DPRD Kota Palembang M Akbar Alfaro BBus MM serta Pengamat Politik dan Sosial Drs Bagindo Togar Butar Butar.
Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM selaku Dewan Pembina IPNU mengatakan bahwa hari ini dirinya hadiri kegiatan pembukaan Rakerwil IPNU Sumsel dan Rapimwil IPPNU Sumsel dan sekaligus peringatan Hari Lahir (Harla) IPNU dan IPPNU.
“Dengan digelarnya Rakerwil dan Rapimwil, Semoga kedepan IPNU dan IPPNU Sumsel akan semakin lebih baik dalam menghadapi tantangan yang lebih berat,” harapnya.
Ia terangkan dalam menghadapi tantangan yang berat, apalagi di Era Digitalisasi IPNU dan IPPNU harus di jalankan secara bersama-sama dan kompak sesama pengurus dan anggota, karena dengan kebersamaan yang berat akan menjadi ringan.
“Kita berharap IPNU dan IPPNU Sumsel agar dapat bersinergi dengan Masyarakat Sumsel dan Pemerintah Baik Provinsi maupun Kabupaten Kota,” imbuhnya Heri.
Lanjut Heri menghimbau kepada ketua dan pengurus IPNU dan IPPNU Sumsel bekerja dan jalankan tugasnya dengan baik dan jujur serta selaku menghormati Orang tua Guru dan Pemerintah.
“Selamat melaksanakan Rakerwil dan Rapimwil, semoga kegiatan yang digelar 2 hari ini menghasilkan program-program kerja untuk kedepannya, sehingga IPNU dan IPPNU menjadi wadah potensi generasi muda Indonesia kedepannya,” ucapnya.
Sementara ditempat yang sama Pengamat Politik dan Sosial Bagindo Togar Butar Butar mengungkapkan bahwa Di Provinsi Sumsel semua orang pada malu-malu ungkapkan untuk mencalonkan diri menjadi Gubernur.
“Begitu H Heri Amalindo berani muncul untuk menjadi calon Gubernur Sumsel pada Pilkada serentak 2024 mendatang, yang lain juga ikut muncul untuk mencalonkan diri diantaranya Eddy Santana Putra, Ridho Yahya dan Ishak Mekki,” katanya.
Terakhir dia menuturkan bahwa artinya H Heri Amalindo merupakan trigger bagi calon-calon Gubernur Sumsel yang lain, karena selama ini yang ramai terkait calon Walikota Palembang dan ketika nama beliau memantikan apa yang lain tidak malu-malu lagi ikut muncul.
“Saat ini H Heri Amalindo hanya tinggal membuat trobosan dan bukan hanya sekedar sebagai pemicu dan pemantik, oleh karena itu pendekatan dan komunikasi beliau dengan Partai Politik harus lebih komprehenshif lagi. Ingat masih ada 18 bulan lagi, hasil dari Pemilihan Legislatif (Pileg) penentu yang akan menjadi calon Bupati, Walikota dan Gubernur,” tutupnya Bagindo Togar (Iin P).

