Target Journalis Palembang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel secara resmi membuka kegiatan Grand Final Pemilihan Bujang Gadis SMANPOEl 2023 dan pembagian kacamata gratis program penggaris bagi peserta didik SMAN 10 Palembang, Rabu (22/2/2023).

Kepala Dinkes Provinsi Sumsel dr H Trisnawatman MKes SpKKLP mengatakan bahwa bantuan kacamata gratis ini merupakan program Penanggualangan Gangguan Refraksi Bagi Siswa (Penggaris) yang merupakan salah satu program Gubernur Sumsel.
“Program Penggaris ini sudah berlangsung sejak Tahun 2019 sampai sekarang dimana sudah dibagikan kacamata secara gratis dengan total lebih kurang 3000 (tiga ribu) kacamata untuk siswa sekolah di Provinsi Sumsel,” katanya.
Sementara Kabid SMA Disdik Provinsi Sumsel Joko Edi Purwanto mengapresiasi SMAN 10 Palembang yang telah melatih anak didiknya yang sudah berani tampil dalam ajang Penilihan Bujang Gadis di Sekolahnya
“Jika sudah berani untuk tampil dalam ajang di sekolahnya, mudah-mudahan bisa tampil diluar sekolah dan kedepan dengan adanya kegiatan hari ini, mudah-mudahan sekolah lain juga akan mengikuti kegiatan yang bersifat positif untuk melatih anak didiknya tampil dimuka,” harapnya.
Dilanjutkan Kepala SMAN 10 Palembang Rozali SPd MPd mengatakan ada dua poin kegiatan yang digelar hari ini yaitu grand Final Bujang Gadis SMAN 10 Palembang dan pembagian kacamata gratis yang merupakan program Gubernur Sumsel yang diberikan melalui Dinkes Provinsi Sumsel kerjasama dengan Rumah Sakit (RS) Khusus Mata Provinsi Sumsel.
“Beliau mengintruksikan agar program ini tetap berlanjut, karena program ini sudah berlangsung sejak 2019 sampai sekarang dan sudah terbagi ke seluruh siswa di wilayah Sumsel berjumlah 3000 (tiga ribu) kacamata,” katanya.
Ia ungkapkan bahwa untuk SMAN 10 Palembang Tahun Pelajaran 2022-2023 mendapatkan bantuan 189 Kacamata gratis, berdasarkan pemeriksaan kesehatan mata oleh pihak RS Mata Sumsel.
“Pada saat pihak Dinkes Provinsi Sumsel bekerjasama dengan RS Mata Sumsel memeriksa kesehatan mata seluruh siswa SMAN 10 Palembang, yang terindikasi atau mendapatkan gangguan mata berjumlah 189 siswa,” ungkapnya Rozali.
Lanjut Rozali juga ungkapkan mudah-mudahan tahun ini, jumlah siswa yang butuh kacamata tersebut tidak bertambah, tetapi jika anak didiknya memerlukan, nanti pihaknya akan koordinasi kembali dengan pihak Dinkes Sumsel dan RS Khusus Mata Sumsel.
“Kacamata gratis tersebut tidak hanya untuk siswa saja yang akan diberikan, tetapi juga termasuk guru dan pegawai yang ada dilingkungan SMAN 10 Palembang,” ucapnya.
Terakhir dia menambahkan dengan adanya kegiatan yang digelar oleh SMAN 10 Palembang kedepan diharapkan akan terus berlanjut.
“Program Penggaris ini sangat dibutuhkan oleh siswa oleh karena itu kita harapkan kedepan agar terus berlanjut dan untuk anak-anak Grand Final dalam Pemilihan Bujang Gadis SMAN 10 Palembang dapat berprestasi di kancah nasional maupun internasional,” tutupnya Rozali (Iin P).

