Targetjurnalis | Palembang – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang gelar konferensi pers dengan awak media terkait kembali aksi demo hari ini oleh aliansi Koalisi Aktivis Pro Rakyat dan Masyarakat (KAPRM) dihalaman Kantor Walikota Palembang, Senin (6/2/2023).
Diretur Utama (Dirut) PT PDAM Tirta Musi Palembang melalui Sekretarisnya Rosiana SH MHum meluruskan terkait penyampaian pihak PDAM memberikan jawaban pada saat demo, kalau direksi hanya memikirkan kepentingan sendiri dan tidak memikirkan masyarakat untuk keberlangsungan perusahaan kedepan, tarifnya tidah usah naik.
“Direksi inikan tiga tahun lagi habis, jadi mereka tidak akan menaikkan tarif air bersih, sehingga mereka aman dan tidak didemo oleh masyarakat dan juga nama baik mereka bersih, tetapikan tidak harus seperti itu, karena mereka juga memikirkan masyarakat Kota Palembang yang belum mendapatkan air bersih,” jelasnya di aula PT PDAM Tirta Musi Palembang, Senin (6/2)
Ia terangkan bahwa direksi dan management menjaga, agar PDAM ini, tetap berlangsung meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, karena saat ini daftar tunggu masyarakat Kota Palembang bagian Ilir Timur yang ingin memperoleh air bersih lebih kurang 16 ribu.
“Sudah banyak masyarakat yang ingin mendaftar kepada PDAM Tirta Musi Palembang untuk memperoleh air bersih, tetapi belum bisa dilayani, karena untuk membangun intalasi jaringan pipa air bersih dibutuhkan biaya yang besar dan jika hanya mengandalkan APBD Kota palembang sangat sulit,” terangnya Rosalina.
Lanjut Rosalina terangkan bahwa untuk keberlangsungan PDAM kedepan dalam melayani masyarakat, karena masih banyak masyarakat di Kota Palembang diantaranya Kalidoni, Sei Selincah dan Mata Merah belum mendapatkan Air bersih.
“Makanya untuk pengembangan usaha PDAM kedepannya, agar tetap dapat mengelola dan menyalurkan air bersih kepada masyarakat, memang seyogyanya sudah ada penyesuaian tarif,” ujarnya.
Lebih lanjut dia tegaskan bahwa penyesuain tarif ini belum disetujui oleh Walikota Palembang, karena hal ini baru wacana PDAM Tirta Musi Palembang.
“Naik atau tidak naik tarif air bersih PDAM ini, masih menunggu persetujuan Walikota Palembang, tetapi kami dari Perusahaan sudah mulai mensosialisasikan bahwa ada wacana kenaikan tarif air bersih rata-rata 15 persen,” tegasnya Rosiana.
Terakhir Rosalina menambahkan bahwa keuntungan PDAM Tahun 2021 lebih kurang Rp 98 miliar.
“Dari keuntungan Rp 98 miliar tersebut disetorkan kepada Pemerintah Kota Palembang sebanyak 55 persen, sebagai bentuk kontribusi kita untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya Rosiana (Iin P).

