Targetjurnalis | Prabumulih – Minggu 22 Januari 2023 – H.Zainal Arifin Hulap, S.ip Koordinator Wilayah Watch Relation Of Corruption WRC PAN-RI Sumsel Angkat Bicara terkait pembangunan Kota prabumulih Di masa tahun 2022 pemerintah Kota Prabumulih berupaya memaksimalkan pembangunan di kota Nanas ini, dari kantor intansi terkait jalan sampai gedung pasar pun di rehab habis dan di bangun tujuannya adalah untuk menjadikan kota Prabumulih lebih indah elok Madani dan bisa menjadikan kota Prabumulih tak kalah dengan kota-kota yang ada di Indonesia,

namun di beberapa pengerjaan kontruksi lain nya banyak di dapati pekerjaan yang terkesan asal jadi, yang mana kita bisa ketahui dari pemberitaan yang ada sepanjang tahun 2022, meski tak di sebut kan satu persatu, imbuh H, Zainal
Seperti pembangunan Pasar Rakyat di jalan lingkar kelurahan sukaraja kota Prabumulih Yang menelan Biaya Sebesar , 2.714.538.300.00 Yang di kerjakan CV Putra Narason Sejahtera yang mana sumber dana Dari APBN Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, TA. 2022, Waktu Pelaksanaan 150 hari kalender, ungkapnya
Pada 21 Januari 2023 WRC PAN-RI Sumsel Melalui WRC PAN-RI UNIT Kota Prabumulih Meninjau langsung kelapangan , dan mendapati pengerjaan nya di duga tidak sesuainya dengan spesifikasi Teknisnya,di dapat keramik belum di pakai sudah bergoyang saat di pijak, dan di sudut belakang ada bagian yang berlubang retak,
sangat di sayangkan anggaran lebih dari 2 Milyar kucuran Anggaran (APBN) dihabiskan untuk pembuatan Gedung Pasar Rakyat tersebut , jika pembangunan nya terkesan asal jadi,
Sementara itu Pebrianto Mengatakan ia sangat menyayangkan bangunan pasar itu di duga di Kerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak perencanaan yang ada,
kami akan pertanyakan hal ini ke dinas terkait,
kami WRC PAN-RI berharap dinas terkait di kota Prabumulih dengan senang hati memberikan konfirmasi dan klarifikasi nya atas beberapa pembangunan yang di duga tidak sesuainya dengan spesifikasi Teknis,
Semoga kedepannya pengerjaan di kota Prabumulih ini Sesuai rencana kerja, dan syarat-syarat kerja teknis (RKS Teknis) juga persyaratan dan peraturan yang ada dalam kontrak, pembangunan pasar diharuskan untuk dikerjakan dengan mengikuti dan memenuhi persyaratan teknis yang tertera dalam persyaratan SNI (Standar Nasional Indonesia) dan Standar Industri Indonesia (SII), Peraturan Nasional, maupun peraturan yang berlaku atas jenis bahan yang berkualitas.
lanjut pebrianto mewakili divisi pengawasan dan penindakan Watch Relation Of Corruption WRC PAN-RI Sumsel dan juga ia Mewakili Warga prabumulih dan publik meminta pihak-pihak terkait segera memanggil pihak kontraktor untuk pertanggungjawaban nya atas pelaksanaan proyek yang ada di beberapa titik yang di duga tidak sesuai persyaratan teknis pembangunan fasilitas yang bermutu dan berkualitas.
apalagi untuk bangunan Pasar Rakyat,
yang di bangun di jalan lingkar kota prabumulih tidak menutup kemungkinan pihak pihak luar dan dalam kota melintasi dan melihat dengan kasat mata hasil dari pembangunan nya, jika tidak sesuai dengan anggaran dan teknis sudah tentu yang malu warga masyarakat kita Prabumulih dan pastinya pemerintah kota Prabumulih, juga ikut malu,
pembangunan pasar Rakyat Ini mestinya menggunakan material bermutu terutama dinding bangunan.
Terkait masalah ini, Watch Relation Of Corruption WRC PAN-RI, akan
mempertanyakan Kepada Dinas terkait kita akan kawal terus proyek-proyek yang ada di kota Nanas ini. Jangan sampai proyek-proyek di kota Nanas ini terkesan masuk angin atau hanya di jadikan ladang mencari keuntungan, pungkas pebrianto
Red editor bluee korwil Sumsel

