Targetjurnalis | Prabumulih – Sebanyak 50 Masa Dari anggota LSM Gerakan Masyarakat Prabumulih Bersatu (GMPB) melakukan aksi damai di kantor PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Rabu 18 Januari 2023. 
Dalam orasinya LSM GMPB meminta agar PT Pertamina ikut mempekerjakan orang lokal jangan hanya mengambil orang dari luar Kota Prabumulih.
Kordinator aksi demo, Hengki mengatakan sebagai warga pribumi selama 10 tahun ini kami hanya menjadi penonton saja.
“Kami minta PT Pertamina melibatkan kami sebagai pekerja di PT Pertamina, walaupun kami tidak menjadi pegawai, sebagai pekerja harian pun kami mau,” kata Hengki.
Menurut Hengki untuk menjadi pegawai di PT Pertamina harus membayar dengan mahar hingga ratusan juta rupiah.
“Habis kebon kami behektar-hektar kalo mau kerja di PT Pertamina harus dengan mahar,” ujarnya sembari di iyakan peserta aksi lainnya,
Aksi demo pun ditengahi dari Polres Prabumulih dengan diadakan mediasi dengan diwakili beberapa anggota aksi demo dan pihak PT Pertamina di ruang rapat GM III.
Di sisi lain PJS Senior Manager Prabumulih Field, Fajri Abdurahman syah Menanggapi hal itu, ia mengatakan tidak bisa memutuskan dengan begitu saja dan minta waktu untuk memutuskan.
“Kita bagian dari Perusahaan, kita tidak bisa memutuskan, apalagi kita juga punya pimpinan, kita berdiskusi mencari yang terbaik solusinya,” tutur Fajri.
Menurut Fajri, hasil dari mediasi akan diusulkan ke Pimpinan agar memprioritaskan masyarakat Kota Prabumulih untuk dipekerjakan di PT Pertamina.
“Harapannya nanti, keluar apa usulan kita. Sehingga itu menjadi imputan untuk masyarakat Kota Prabumulih untuk bekarya di PT Pertamina” tungkasnya.
Pihak PT Pertamina akan memutuskan sesegera mungkin tuntutan pendemo. “Sesegera mungkin, lebih cepat lebih baik,” pungkasnya
Reporter : Untung Yesdeni putra

