• Redaksi
Selasa, Juni 9, 2026
Target Jurnalis Sumsel
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Lubuklinggau
    • Kab Banyuasin
    • Kab Lahat
    • Kab Muara Enim
    • Kab Musi Rawas
    • Kab Musi Rawas Utara
    • Kab Empat Lawang
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pariwara
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Lubuklinggau
    • Kab Banyuasin
    • Kab Lahat
    • Kab Muara Enim
    • Kab Musi Rawas
    • Kab Musi Rawas Utara
    • Kab Empat Lawang
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pariwara
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Jurnalis Sumsel
No Result
View All Result

PT ACI Subkontraktor PT IJAP Gusur Tanah Warga Desa Muara Maung

Desa Muara Maung

pewarta sumsel by pewarta sumsel
Januari 6, 2023
in Hukum & Kriminal, Investigasi
0
PT ACI Subkontraktor PT IJAP Gusur Tanah Warga Desa Muara Maung
0
SHARES
93
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Targetjurnalis | Lahat, Merapi Barat Gusman Aswari (49), warga Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, layangkan tuntutan kepada PT Anugerah Covindo Indonesia (ACI) Lahat, subkon PT Indah Jaya Abadi Pratama (IJAP), lantaran diduga telah lakukan pengrusakan kebun miliknya seluas 1,2 hektar, di dataran Sungai Udangan di Desa Telatang Merapi Barat.Lahan kebun durian miliknya itu, kini sudah rata. dengan tanah, tanpa meninggalkan bekas sedikit pun,.

investigasi Warga Atas kejadian Penggusuran tanah warga Desa Muara Maung

dari informasi Muhammad di ketahui kebun tersebut di gusur baru diketahui oleh pemilik nya Gusman pada Senin 28 November 2022 yang lalu,

kejadian bermula saat ke kebunnya seperti biasa, namun saat tiba di lokasi Gusman mendapati kalau kebun durian milik nya sudah menjadi lapangan luas, lahan seluas sekitar 2.000M2 sampai sekitar 4.000M2, yang ditanami batang durian, kopi, buah cempedak, tedoi dan tanaman keras lainnya yang masih produktif, sudah digusur menggunakan alat berat, yang di duga keras di lakukan oleh pihak PT ACI. terang saja Gusman langsung pulang dan menceritakan kejadian ini kepada keluarga dan sahabat nya guna mencari jalan solusinya,

Saat investigasi Di kebun milik Warga Desa Muara Maung

Gusman kembali ke kebunnya, bersama lima warga desa untuk memastikan lagi tanah yang digusur PT ACI tersebut. dan mendokumentasikan,
Guna memastikan titik koordinat nya,
Ternyata benar, lahan tersebut memang masuk dalam peta sket tanah Gusman Aswari. Dibuktikan dari tanda pohon dan batas tanah yang ada, ditambah dari titik koordinat GPS yang sudah ada.

Tidak ada  yang tahu, saat ke kebun kondisinya sudah seperti itu. Kemungkinan dilakukan pada malam hari,” kata Muhammad, mewakili pihak keluarga Gusman, menjelaskan Pada awak media, Pada Kamis 05/01

Muhammad menjelaskan kalau pihaknya sudah dua kali mencoba bermediasi dan berkomunikasi dengan pihak PT IJAP. Namun PT IJAP malah mengklaim, lahan tersebut sudah dibebaskan perusahaan. Dibeli dari Umar, warga Trans Purwosari, Kecamatan Merapi Barat.

ironisnya Umar mengaku tidak mengetahui apa-apa soal lahan milik Gusman yang ikut digusur oleh pihak perusahaan.
Sedangkan Gusman sendiri, tidak merasa pernah menjual lahan miliknya, apalagi menerima ganti rugi dari pihak perusahan.

Jadi lahan ini, belum dibeli tapi sudah digusur Ini sama saja seperti aksi Mafia Tanah,. Perkara ini sudah kita laporkan ke Polres Lahat.
Kita tidak mempersoalkan Umar. Kita jelas menuntut pihak perusahaan agar mengembalikan kondisi kebun seperti semula. Kebun itu satu-satunya peninggalan untuk anak cucu keluarga kami,” tegasnya.

Sementara Andre, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT IJAP mengakui, persoalan tersebut tengah dalam proses di Polres Lahat.
dari cara penyampaiannya Andre terkesan enggan memberikan keterangan terhadap salah satu rekan Media yang mengkonfirmasi, soal kebenaran apakah pihak perusahaan sudah membeli lahan tersebut, atau sengaja menggusur lahan tersebut agar si pemilik lahan mau menjualnya.

Andre hanya menjawab,“Mohon maaf. Tidak bisa disampaikan karena persoalan ini bukan Rana saya untuk menjelaskan.
persoalan ini lagi di proses pihak kepolisian,” pungkas Andre, via WhatsApp.

(Reporter Muhammad Biro Kab. lahat)

 

Tags: Desa Muara Maung
Previous Post

The South Sumatran Target Journalist Media Advisory Board holds an investigative tour to the Musi Banyuasin Sekayu district

Next Post

koordinator Wilayah Watch realtion of Corruption WRC PAN-RI Sikapi Angkutan Batu Bara Yang Tidak kondusif

pewarta sumsel

pewarta sumsel

Next Post
Koordinator WRC PAN-RI Angkat Bicara Terkait video Viral Meminta Bantuan Presiden RI, Ir Joko Widodo

koordinator Wilayah Watch realtion of Corruption WRC PAN-RI Sikapi Angkutan Batu Bara Yang Tidak kondusif

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Target Jurnalis Sumsel

© 2017-2021 Target Jurnalis

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Lubuklinggau
    • Kab Banyuasin
    • Kab Lahat
    • Kab Muara Enim
    • Kab Musi Rawas
    • Kab Musi Rawas Utara
    • Kab Empat Lawang
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Opini
  • Pariwara
  • Internasional
  • Nasional

© 2017-2021 Target Jurnalis

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/