Target Jurnalis | Palembang -Dalam rangka HUT ke-5 Tahun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pembela Suara Rakyat (PSR) Sumatera Selatan (Sumsel), membagikan beras bantuan Gubernur Sumsel kepada anak yatim, pakir miskin, kaum dhuafa dan masyarakat terdampak naiknya harga BBM di Sekretariat Pembela Suara Rakyat Perumahan TOP Amin Mulia Jalan Mawar Kecamatan Jakabaring Kota Palembang, Jumat (30/12/2022).

Turut hadir Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumsel Martindra Mirlansyah, Asisten II Walikota Palembang H Ahmad Zulinto, Kapolsek SU I diwakili Kanit Bimas Iptu Usman dan Sekretaris Camat Jakabaring.
Sekretaris Dinsos Provinsi Sumsel Martindra Mirlansyah mengatakan bahwa bantuan beras 5 (lima) kilogram per Kepala Keluarga (KK) dari Gubernur Sumsel, dalam rangka tingginya inflasi dampak dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa sebanyak 60 orang.
“Bagi PNS, TNI dan Polri tidak boleh menerima bantuan beras ini dan hanya diberikan untuk masyarakat yang belum menerima bantuan. Bantuan beras ini kita berikan untuk 1380 KK melalui LSM PSR,” katanya.
Ia ungkapkan bahwa Bantuan beras Gubernur Sumsel diberikan untuk Kota Palembang dan Lubuk Linggau, karena tingginya inflasi dampak dari kenaikan harga BBM.
“Pembagian beras untuk masyarakat Kota Palembang dan Lubuk Linggau yang terdampak naiknya harga BBM hampir 100 persen. Mudah-mudahan beras ini bisa membantu masyarakat yang terdampak karena naiknya harga BBM, walaupun tidak 100 persen,” ucapnya Mirlansyah.
Sementaran Asisten II Wakikota Palembang H Ahmad Zulinto atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah membantu beras gratis, yang merupakan program Presiden RI dalam rangka mengatasi Inflasi dampak naiknya harga BBM.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, semua masyarakat akan terbantu khususnya masyarakat ekonomi lemah dan hal ini bukan yang pertama, karena Pemkot Palembang sebelumnya sudah membagikan beras gratis kepada masyarakat di 9 (sembilan) Kecamatan, dimana masing-masing sebanyak 2000 KK,” ujarnya.
ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua LSM PSR Sumsel Aan Hanapiah beserta jajarannya, yang telah melakukan pendekatan kepada Pemerintah kota Palembang dan Provinsi Sumsel, sehingga terbentuk kolaborasi dan menyentuh masyarakat-masyarakat kecil.
“Mudah-mudahan bantuan beras ini dapat dirasakan dan meringankan beban masyarakat Kota Palembang karena Inflasi dampak naiknya harga BBM,” harapnya Zulinto.
Dilanjutkan Ketua LSM PSR Sumsel Aan Hanapiah mengungkapkan kegiatan sosial pembagian beras kepada anak yatim, pakir miskin, kaum dhuafa dan masyarakat terdampak naiknya harga BBM, yang merupakan kegiatan ke-2 LSM PSR dibantu oleh Pemerintah Provinsi Sumsel
“beras bantuan Gubernur tersebut, sebanyak 1380 karung beras yang masing-masing beratnya 5 kilogram, dimana untuk warga Perumahan Top Amin Mulia sebanyak 650 KK dan sisanya untuk warga kelurahan 35 Ilir dan 36 Ilir yang terdampak naiknya harga BBM. Khusus untuk anak yatim, pakir miskin dan kaum dhuafa, kita bagikan paket sembako sebanyak 60 paket,” ungkapnya.
Terakhir dia terangkan bahwa sebelum beras ini dibagikan, terlebih dahulu, pihaknya mendata masyarakat yang terdampak naiknya harga BBM dan setelah terkumpul baru diberikan kepada Dinsos Provinsi Sumsel.
“Insyaallah ke depan, apabila Indonesia terdampak inflasi karena naiknya harga BBM khususnya Kota Palembang dan Lubuk Linggau, kami terus akan membantu dalam upaya untuk mensejahterakan masyarakat, karena masyarakat kurang mampu benar-benar merasakan inflasi naiknya harga BBM,” tutupnya Aan (Zul).

