Musi Rawas, Targetjurnalis.Com.
Kades Beliti Baru ciptakan rasa nyaman dalam kepimpinannya untuk pelayanan Masyarakat dikantor Desa Beliti baru kunjungan wartawan target jurnalis hari
Rabu 19/01/2021.
Kantor desa merupakan tempat pelayanan sarana publik untuk mengurus kegiatan yg berlangsung didesa, kepala desa selalu berusaha dan berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam bincang hangat kepada Media “Sebagai kepala desa beserta staf kantor, kami selalu memberikan pelayanan yg terbaik untuk masyrakat Beliti Baru.
disamping meciptakan rasa nyaman dan kekeluargaan suasana kantor yg bersih dan rapi itu menambah rasa keyamanan dan warga tidak bosan dalam menunggu selama kepengurusan di kantor, nanti kalo ada dana lebih akan dipasangg TV tingkatkan dan taman bermain untuk anak kecil.” Ucap Ipul Baza panggilan akrab kades.
Lajutnya selama kepemimpinan nya ia berharap bisa memberikan terbaik buat warga masyarakat, dan selalu mngingatkan serta memberikan contoh pada warga, sosok pemimpin yang Transparan dalam hal kegiatan apa saja yang telah diperbuat untuk desa, sebagai contoh menempatkan kotak amal dikantor dengan adanya itu memberikan pentingnya untuk sedekah, beramal baik tabungan diakhirat nanti, mengarahkan Remaja putra dan putri agar berkegiatan supaya bisa mngurangi kecanduan teknolgi hingga merusak kesehatan.
Masih dikatakan kades, kegitan positif akan selalu kami dukung , kami baru baru ini pembentukan remaja masjid Irmas, Harapan kedepan untuk menunjang kegiatan desa, kantor desa lebih bagus lagi dan sudah kami usulan kepihak terkait serta untuk warga selalu kami usulkan agar mndapatkan bantuan dari pemerintah bagi warag kurang mampu, lansia, pembinaan karang taruna, bantuan pertanian, dan serta bantuan usaha.Tutupnya” Ipul Baza (kades)
Kades yg terupdate disosial media secara tidak langsung membuktikan bahwa kegitan didesa itu harus dipublikasi tak hanya sekitar yg melihat transparan penggunaan Dana Desa tapi seluruh Indonesia peran media dan dunia sosial sangat membantu untuk mendongkrak dan mengetahui kekurangan maupun kelebihan nilai nilai potensi yg bisa kelola untuk kesejahteraan Masyarkat di Desa. (Okta)

